Pembuatan Embung Air Di Desa Way Mili Untuk Peningkatan Produktifitas Persawahan

Ditulis : Sun, 2017-08-27 - 03:52:16

Pembuatan Embung Air Di Desa Way Mili Untuk Peningkatan Produktifitas Persawahan

Pembuatan Embung di Lokasi Persawahan di Desa Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur, merupakan salah satu cara mengatasi kekurangan air pada musim kemarau atau kelebihan air pada saat musim hujan.

Embung yang dibangun di Pulodawung tersebut, berukuran 58 x 28 meter dengan kedalaman kurang lebih 5 meter, akan digunakan sebagai wadah penyimpanan atau penampungan air ketika musim kemarau dan menampung kelebihan air hujan di musim penghujan. Sehingga nanti para petani khususnya areal persawahan di Desa Way Mili tetap lancar saat musim kemarau tiba.

Permasalahan air bagi pertanian terutama di lahan persawahan adalah persoalan efek kecemburuan sosial dan anarkisme antar sesama terhadap ketidaksesuaian distribusi air antara kebutuhan dan pasokan.

Meskipun perannya sangat strategis, namun pengelolaan air masih jauh dari yang diharapkan, sehingga air yang semestinya merupakan sehabat petani berubah menjadi penyebab bencana bagi petani. Indikatornya, di musim kemarau, sawah sering, kali kekeringan dan sebaliknya di musim penghujan, sawah banyak yang terendam air.

Embung dapat digunakan untuk menahan kelebihan air dan menjadi sumber air irigasi pada musim kemarau. Secara operasional sebenarnya embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan pasokan air untuk keperluan tanaman musim kemarau dan penghujan.

Mudah-mudahan pembuatan embung ini adalah solusi petani mengatasi permasalahan kecemburuan sosial pendistribusian air pada musim kemarau dan dapat meningkatkan produktifitas persawahan. (mr.p)

WAY MILI